Jumat, 25 Desember 2009

Pengalaman Bersedekah

Menjadi Kaya dengan Sedekah

Semua berawal dari perkataan teman tentang sedekah. Dia bercerita tentang Ustad
Yusuf Mansur yang menganjurkan sedekah untuk mendapatkan tujuan kita. Dalam
kondisinya, dia ingin segera menikahi tambatan hatinya namun kekurangan biaya.
Ia pun mulai bersedekah berdasarkan jumlah nominal uang yang ia perlukan untuk
membuat resepsi pernikahan nanti.

Karena penasaran dengan Ustad Yusuf Mansur yang telah membuat teman saya sangat
terinspirasi itu, saya pun segera mencari informasi tentang Ustad Yusuf Mansur.
Ternyata saya menemukan film ‘Kun FayaKuun‘ yang dibuat oleh Ustad Yusuf Mansur.
Film ini bercerita tentang kehidupan seorang tukang kaca yang jauh dari
mencukupi, namun tukang kaca itu tidak berputus asa dari rahmat Allah dan ia
tetap bersedekah meskipun kekurangan.

Film ini sangat menginspirasi saya sehingga malam itu juga saya memutuskan besok
pagi saya akan naik bis ke kantor agar bisa membeli banyak barang yang
ditawarkan ke saya di dalam bis dengan maksud sedekah. Alhamdulillah, baru saja
berniat seperti itu, besok paginya saya diajak meeting mendadak oleh seseorang
dan dari pembicaraan kami telah lahir sebuah peluang yang nilainya ratusan kali
lipat dari jumlah yang saya niatkan untuk sedekah. Subhanallah, baru niat saja
sudah seperti itu! Saya pikir ini kebetulan, tapi waktu mendengarkan testimoni
ibu ini di YouTube, saya yakin ini bukan sekedar kebetulan.


Saya semakin penasaran dan membeli buku dengan judul ‘The Miracle of Giving,
Keajaiban Sedekah‘ yang ditulis oleh Ustad Yusuf Mansur sendiri. Di dalam buku
itu, disebutkan dalam Al-Qur’an Surat 6:160, Allah menjanjikan balasan 10x lipat
bagi mereka yang mau berbuat baik. Bahkan di dalam Al-Qur’an Surat: 2: 261,
Allah menjanjikan balasan sampai 700 x lipat. Selama ini terus terang saya
nggak menyadarinya. Insya Allah sedekah terus saya lakukan, tapi saya nggak
pernah ‘menghitung’ dan mengharapkan apa yang akan saya dapatkan nanti dari
Allah. Saya tidak menghubung-hubungka n rejeki yang saya terima dengan sedekah
yang saya lakukan, padahal itu berkaitan erat!

Di dalam buku ini, Ustad Yusuf Mansur berkata, apa yang sudah kita ketahui ini
akan menjadi ilmu buat kita. Sehingga jika kesusahan dalam hal finansial, nggak
susah-susah minta tolong orang lain, tapi langsung minta tolong kepada Allah.
Karena sadar dengan hal ini pun, saya jadi berusaha untuk sedekah dengan lebih
baik dan terencana.

Beberapa tips menjadi kaya dari masukan Ustad Yusuf Mansur:

Shalat Dhuha 4 rakaat (dilaksanakan dalam 2 rakaat - 2 rakaat) dapat membuka
pintu rizqi
Meminta pada Allah saat Shalat Tahajjud
Memelihara dan memberi makan anak yatim
Sedekah 10% dari penghasilan, karena 2,5% saja tidak cukup
Sedekah 10% dari jumlah yang diinginkan. Dengan konsep ini, jika kita ingin
membeli rumah seharga Rp 100 juta, maka kita harus bersedekah sekitar Rp 10 juta
terlebih dahulu. Karena beginilah matematika sedekah menurut Ustad Yusuf Mansur
10 - 1 = 19
Dalam matematika biasa memang 10 - 1 adalah 9. Namun karena Allah menjanjikan
balasan 10x lipat, maka minimal kita akan mendapatkan 19. Jika perhitungan
dilanjutkan maka akan seperti ini:
10 - 2= 28
10 - 3= 37
10 - 4= 46
10 - 5= 55
10 - 6= 64
10 - 7= 73
10 - 8= 82
10 - 9= 91
10 - 10= 100
Jadi sekarang agak ‘masuk akal’ kan jika ingin beli rumah Rp 100 juta maka harus
bersedekah Rp 10 juta dulu
Tambahan dari saya mungkin bisa dicoba. Saya selama ini bersedekah untuk sesuatu
yang sifatnya dapat berlipat ganda. Misalnya, sedekah untuk pendidikan anak,
sedekah untuk alat ibadah, dll, yang kemungkinan pahalanya dapat saya bawa
hingga mati (karena terus mengalir).

Last but not least, kadang-kadang untuk bisa percaya, kita perlu membuktikan.
Mungkin dari pengalaman sendiri sudah banyak, tapi karena nggak perhatian
akhirnya kita lupa. Silahkan baca pengalaman-pengalam an orang lain yang
bersedekah dan merasakan manfaatnya di situs Wisata Hati milik Ustad Yusuf
Mansur. Selamat bersedekah!

UPDATE:

Pagi ini gue praktekin ilmu sedekah-nya di bis, dengan membeli barang-barang
yang tidak terlalu gue butuhkan plus menyantuni pengamen dan peminta-minta yang
terlihat memang tidak capable menolong dirinya sendiri. Di sini gue ikhlas dan
menghilangkan buruk sangka seperti, “Dapet berapa tu orang sehari, jangan-jangan
lebih kaya dari gue!”.
Kalau dihitung berarti hari ini ‘invest’ Rp 50.000 di dalam bis. Kemudian pas
sampai kantor, ngambil dokumen adek gue di lantai 1, ternyata masi disuruh bayar
Rp 400.000-an lagi dan karena mereka nggak punya mesinnya gue disuruh ambil ATM
dulu aja di depan. Meskipun bawaan gue banyak banget dari di bis sampe kantor
gue coba tahan nggak ngedumel. Ternyata setelah gue ambil duit gue seperti nggak
berkurang malah bertambah. Langsung deg-degan.

Sampai kantor langsung cek Klik BCA and ada transferan senilai 20x investasi gue
tadi pagi dari arah yang tidak disangka-sangka. Jadi teman-teman, ilmu baru ini
terbukti dan teruji, jangan ragu lagi!


Sumber : http://www.salsabee la.com/2008/ 11/09/menjadi- kaya-dengan- sedekah/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

semoga selalu bahagia